East2West Property News - Bank Indonesia (BI) resmi menahan suku bunga acuan di level 4,75% per 21 Januari 2026. Keputusan ini membawa kabar baik bagi calon pembeli rumah, khususnya first-time home buyers yang khawatir cicilan KPR naik tak terkendali.
Dengan BI Rate stabil, bank-bank di Indonesia, seperti CIMB Niaga dan beberapa bank besar lainnya, menawarkan promo KPR fixed rate rendah, mulai dari 3,88%. Artinya, cicilan yang harus dibayar setiap bulan lebih mudah diprediksi dan tidak mudah melonjak. Kondisi ini berbeda jika suku bunga naik, di mana cicilan bisa membengkak dan membebani perencanaan keuangan keluarga.
Kenapa tahun 2026 disebut “tahun aman” untuk ambil KPR?
Bagi investor properti, kondisi ini juga menarik. Dengan bunga KPR stabil, daya beli konsumen meningkat, dan potensi permintaan rumah tetap tinggi. Investasi properti bisa lebih terukur dan risiko fluktuasi cicilan lebih minim.
Jika kamu sedang mencari rumah pertama atau investasi properti, memanfaatkan momen KPR fixed rate di 2026 bisa jadi langkah cerdas. East2West Property menyediakan berbagai pilihan rumah ready stock dan informasi KPR yang lengkap, sehingga mempermudah kamu mengambil keputusan tanpa risiko cicilan tinggi di masa depan.
Mulai sekarang, cek penawaran rumah dan KPR yang tersedia, dan pilih hunian sesuai kebutuhan dan kemampuan finansialmu. Tahun ini bisa menjadi titik awal yang aman untuk mewujudkan rumah impian.
Sumber: East2West Property
Lihat postingan ini di Instagram