Properti vs Deposito: Mana Lebih Untung untuk Investasi?

Kembali ke Beranda

Properti vs Deposito: Mana Lebih Untung untuk Investasi?

East2West Property News - Banyak orang yang ingin mulai investasi sering dihadapkan pada dua pilihan yang cukup populer: investasi properti atau deposito bank. Keduanya sama-sama dianggap aman, tetapi cara kerja dan potensi keuntungannya sangat berbeda.

Lalu sebenarnya mana yang lebih menguntungkan, properti atau deposito? Berikut penjelasan sederhananya.

Mengenal Investasi Deposito

Deposito adalah produk simpanan di bank dengan jangka waktu tertentu, biasanya mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan. Bunga yang diberikan lebih tinggi dibanding tabungan biasa.

Di Indonesia, deposito biasanya ditawarkan oleh bank seperti Bank Central Asia, Bank Mandiri, atau Bank Negara Indonesia.

Kelebihan deposito:

  • Risiko relatif rendah
  • Mudah dilakukan
  • Dana bisa diprediksi hasilnya

Namun, bunga deposito saat ini rata-rata hanya sekitar 3%–5% per tahun, bahkan bisa lebih rendah setelah dipotong pajak.

Artinya, jika menyimpan dana Rp1 miliar di deposito dengan bunga 4% per tahun, keuntungan yang didapat sekitar Rp40 juta sebelum pajak.

Mengenal Investasi Properti

Berbeda dengan deposito, investasi properti memiliki dua sumber keuntungan utama.

Pertama adalah capital gain, yaitu kenaikan harga properti dari waktu ke waktu. Kedua adalah cashflow, misalnya dari hasil sewa rumah, ruko, atau kos.

Di kota berkembang seperti BSD, Alam Sutera, atau Gading Serpong, harga properti sering mengalami kenaikan karena pembangunan infrastruktur, hadirnya pusat bisnis, dan masuknya berbagai tenant baru.

Misalnya, sebuah rumah yang dibeli Rp2 miliar beberapa tahun lalu bisa naik menjadi Rp2,5 miliar ketika kawasan semakin berkembang.

Selain itu, jika properti disewakan, pemilik juga bisa mendapatkan pemasukan rutin setiap bulan.

Perbandingan Properti vs Deposito

Secara sederhana, berikut perbedaannya:

Deposito

  • Keuntungan relatif kecil tapi stabil
  • Risiko rendah
  • Tidak menghasilkan kenaikan nilai aset yang besar

Properti

  • Potensi kenaikan harga lebih tinggi
  • Bisa menghasilkan pendapatan sewa
  • Nilai aset cenderung meningkat dalam jangka panjang

Karena itu, banyak investor melihat properti sebagai alat membangun kekayaan jangka panjang, bukan hanya sekadar menyimpan uang.

Jadi Mana yang Lebih Untung?

Jika tujuan utama adalah keamanan dan likuiditas, deposito bisa menjadi pilihan sederhana.

Namun jika tujuannya menumbuhkan aset dan mendapatkan potensi keuntungan lebih besar, properti sering dianggap lebih menarik, terutama di kawasan yang berkembang pesat.

Memilih lokasi, jenis properti, dan momentum pembelian menjadi faktor penting agar investasi memberikan hasil yang optimal.

Bagi yang ingin melihat berbagai peluang properti di kawasan premium seperti BSD, Alam Sutera, hingga Gading Serpong, East2West Property secara rutin menghadirkan pilihan properti menarik yang bisa menjadi pertimbangan untuk membangun portofolio aset jangka panjang.

Sumber: East2West Property

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Konsultan & Agen Properti Profesional Berlisensi (@east2west_property)

Dapatkan Informasi Terbaru

Intuit Mailchimp