4 Perbedaan HGB vs SHM yang Wajib Diketahui 2026

Kembali ke Beranda

4 Perbedaan HGB vs SHM yang Wajib Diketahui 2026

East2West Property News - Dalam dunia properti 2026, dua istilah yang sering membingungkan adalah Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM). Keduanya legal, tapi punya perbedaan penting yang memengaruhi nilai investasi dan rencana jangka panjang Anda.

  1. Apa Itu HGB?

HGB adalah hak menggunakan lahan milik negara atau pihak lain selama jangka waktu tertentu, biasanya 20–30 tahun dan bisa diperpanjang hingga 80 tahun. Properti HGB umum ditemukan di apartemen, ruko, dan kawasan komersial.

Keuntungan HGB:

  • Harga beli biasanya lebih rendah dibanding SHM
  • Cocok untuk usaha atau investasi jangka menengah
  • Proses balik nama relatif cepat

Kelemahan HGB:

  • Kepemilikan hanya sementara
  • Biaya perpanjangan perlu diperhitungkan
  • Nilai jual bisa turun mendekati masa habis
  1. Apa Itu SHM?

SHM adalah sertifikat kepemilikan tertinggi di Indonesia. Dengan SHM, tanah dan properti sepenuhnya milik Anda tanpa batas waktu.

Keuntungan SHM:

  • Kepemilikan penuh dan berlaku selamanya
  • Lebih aman untuk diwariskan
  • Nilai jual lebih tinggi di pasar sekunder

Kelemahan SHM:

  • Harga beli lebih tinggi
  • Tidak selalu tersedia, terutama di apartemen atau kawasan komersial
  1. Kapan Pilih HGB dan Kapan Hindari?
  • HGB: Tepat untuk investasi jangka menengah, apartemen, atau bisnis.
  • SHM: Ideal untuk kepemilikan jangka panjang, aset keluarga, atau tanah yang ingin diwariskan.

Banyak investor mengombinasikan keduanya: HGB untuk bisnis, SHM untuk aset keluarga.

  1. Tips Memilih Sertifikat Properti 2026
  • Tentukan tujuan membeli: investasi, usaha, atau hunian keluarga.
  • Perhitungkan biaya perpanjangan HGB jika memilih jangka menengah.
  • Pastikan legalitas dokumen lengkap dan sesuai aturan.

East2West Property Siap Membantu

East2West Property membantu menemukan properti terbaik di BSD, Alam Sutera, dan Gading Serpong—baik HGB maupun SHM—yang sesuai kebutuhan investasi maupun hunian 2026.

Dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa memaksimalkan investasi properti tanpa risiko legalitas di masa depan.

Sumber: East2West Property

Dapatkan Informasi Terbaru

Intuit Mailchimp