East2West Property News - Generasi milenial dan Gen Z kini menjadi penggerak utama pasar properti Indonesia. Namun di tengah ketidakpastian ekonomi, inflasi, dan dinamika suku bunga KPR, pola pikir mereka terhadap pembelian rumah berubah.
Berikut 5 tren properti 2026 yang mencerminkan preferensi hunian milenial dan Gen Z.
Milenial dan Gen Z sangat memperhitungkan rasio cicilan terhadap penghasilan. Mereka tidak ingin cicilan rumah mengganggu stabilitas keuangan. Tenor panjang memang menarik, tetapi tetap dihitung dengan cermat agar cash flow tetap sehat.
Alih-alih memaksakan rumah besar, generasi muda cenderung memilih rumah minimalis atau hunian compact dengan harga yang sesuai kemampuan. Fokusnya adalah keberlanjutan finansial, bukan gengsi.
Tren properti 2026 menunjukkan minat tinggi pada kawasan berkembang. Selain harga lebih terjangkau, potensi kenaikan nilai properti dalam 3–5 tahun menjadi pertimbangan utama.
Akses transportasi, fasilitas umum, serta lingkungan yang tertata menjadi faktor krusial. Konsep hunian terintegrasi dan mendukung work from home semakin diminati.
Bagi milenial dan Gen Z, rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi bagian dari perencanaan masa depan. Banyak yang mempertimbangkan potensi sewa atau kenaikan harga sebelum memutuskan membeli.
Pasar properti Indonesia 2026 tetap memiliki peluang besar, tetapi karakter pembelinya semakin rasional dan berbasis data. Keputusan beli rumah kini lebih terukur dan tidak hanya dipengaruhi promo.
Jika kamu termasuk milenial atau Gen Z yang sedang mempertimbangkan beli rumah di BSD, Alam Sutera, Gading Serpong, Jakarta Selatan, Bogor, atau Bekasi, East2West Property membantu memetakan pilihan hunian sesuai kebutuhan dan strategi finansial kamu.
Karena membeli rumah di 2026 bukan soal cepat, tetapi soal tepat.
Sumber: East2West Property
Lihat postingan ini di Instagram