East2West Property News - Ramadan identik dengan menahan diri dan lebih sadar konsumsi. Kita lebih selektif belanja, lebih terkontrol soal pengeluaran. Tapi pernah tidak, kesadaran itu diterapkan ke rumah?
Banyak orang fokus hemat takjil, tapi lupa evaluasi tagihan listrik rumah yang justru rutin keluar setiap bulan. Padahal konsep rumah hemat energi sekarang jadi salah satu keyword properti yang paling banyak dicari.
Berikut 7 cara sederhana yang bisa jadi bahan evaluasi.
Rumah yang terang di siang hari tidak perlu lampu menyala terus. Bukaan jendela dan tata ruang terbuka sangat berpengaruh pada efisiensi listrik.
Sirkulasi udara yang baik membuat rumah lebih sejuk tanpa AC berlebihan. Ini penting untuk konsep rumah tropis modern.
Atap dan dinding memengaruhi suhu ruangan. Material yang tepat bisa menekan kerja AC.
Ruang yang langsung terkena matahari sore cenderung panas. Elemen seperti taman kecil atau kanopi bisa membantu.
Lampu LED dan AC inverter lebih efisien untuk jangka panjang.
Rumah terlalu besar tapi jarang dipakai justru membuat biaya listrik membengkak. Konsep rumah minimalis dan compact kini semakin diminati.
Hemat Rp300.000 per bulan berarti jutaan rupiah per tahun. Dalam 10 tahun, selisihnya signifikan. Ini yang membuat investasi properti berbasis efisiensi semakin relevan.
Ramadan adalah momen reset. Bukan hanya soal pola makan, tapi juga pola finansial. Kalau rumah belum mendukung gaya hidup hemat energi, mungkin ini waktu yang tepat untuk mempertimbangkan hunian yang lebih efisien dan bernilai jangka panjang.
East2West Property siap membantu menemukan pilihan rumah strategis dengan desain yang lebih relevan dengan kebutuhan masa kini dan perencanaan finansial kamu.
Sumber: East2West Property
Lihat postingan ini di Instagram