Investasi Villa Jimbaran Masih Menarik Tahun 2026?

Kembali ke Beranda

Investasi Villa Jimbaran Masih Menarik Tahun 2026?

East2West Property News - Bali terus menjadi salah satu pasar properti paling diminati di Indonesia. Namun, tren investasi kini mulai bergeser. Investor tidak lagi hanya mencari villa dengan desain menarik atau lokasi dekat pantai, melainkan aset yang memiliki potensi pendapatan, pengelolaan profesional, dan peluang kenaikan nilai dalam jangka panjang. Di tengah persaingan tersebut, Jimbaran kembali menunjukkan daya tariknya sebagai kawasan investasi yang semakin matang.
 
Berbeda dengan kawasan wisata yang mulai padat, Jimbaran menawarkan kombinasi antara lingkungan premium, akses yang mudah, dan permintaan akomodasi yang stabil. Dalam radius kurang dari lima menit, penghuni maupun tamu dapat menjangkau Pantai Jimbaran, Samasta Lifestyle Village, Sidewalk Jimbaran, hingga ikon wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK). Infrastruktur yang berkembang dan kedekatan dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai turut memperkuat nilai kawasan ini sebagai destinasi investasi properti Bali.
 
Salah satu proyek yang sedang menarik perhatian adalah pengembangan villa mewah bergaya Modern Mediterranean dan Tropical dari Fays Group. Proyek ini menghadirkan pilihan unit mulai dari 1 Bedroom Suites seluas 52 m², 2 Bedroom Pool Villa seluas 140/126 m², hingga 3 Bedroom Pool Villa seluas 200/251 m². Seluruh unit diserahkan dalam kondisi fully furnished dengan private pool serta didukung fasilitas layaknya resort, seperti lobby, fitness centre, keamanan 24 jam, room service, area parkir, dan genset cadangan. Konsep seperti ini penting karena mampu meningkatkan daya saing properti di pasar sewa harian maupun mingguan.
 
Dari sisi investasi, angka yang ditawarkan cukup kompetitif. Selama periode promosi hingga Oktober 2026, harga 1 Bedroom Suites turun dari Rp2,05 miliar menjadi Rp1,80 miliar, sementara 2 Bedroom Pool Villa dipasarkan mulai Rp3,80 miliar dan 3 Bedroom Pool Villa mulai Rp5,30 miliar. Pengembang juga memproyeksikan ROI sekitar 6% pada tahun pertama hingga 14% pada tahun kelima, dengan estimasi capital gain sekitar 15% setelah seluruh pembangunan selesai. Tentu, proyeksi tersebut tetap bergantung pada kondisi pasar dan tingkat okupansi, namun menjadi indikator yang layak dipertimbangkan oleh investor yang mengejar kombinasi passive income dan pertumbuhan aset.
 
Data penjualan juga memberikan sinyal positif. Hingga 30 Juli 2026, sekitar 50% dari total 20 unit telah terserap pasar. Bahkan beberapa tipe hanya menyisakan satu hingga tiga unit. Dalam dunia properti, penyerapan unit pada tahap awal sering menjadi indikator bahwa pasar merespons produk dengan baik. Ketika stok semakin terbatas dan proyek mendekati penyelesaian, peluang kenaikan harga umumnya ikut meningkat. Ditambah lagi, tersedia pilihan legalitas Hak Milik bagi WNI serta Hak Pakai atau leasehold hingga 150 tahun bagi WNA, sehingga proyek ini memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
 
Memilih investasi villa di Bali seharusnya tidak hanya didasarkan pada promosi harga atau desain bangunan. Yang lebih penting adalah memahami potensi kawasan, kualitas pengelolaan, legalitas, serta peluang menghasilkan pendapatan berkelanjutan. Jika Anda ingin memperoleh analisis yang lebih objektif mengenai potensi villa Jimbaran ini maupun proyek properti lainnya di Bali, konsultasikan kebutuhan investasi Anda bersama East2West Property +62 815 2820 9892. Tim kami siap membantu memilih aset yang sesuai dengan tujuan investasi, baik untuk capital gain maupun passive income jangka panjang.

Sumber: East2West Property (JL)

Dapatkan Informasi Terbaru

Intuit Mailchimp