East2West Property News - Banyak orang membeli properti dengan tujuan membangun aset nyata dan stabilitas jangka panjang. Namun di Indonesia, masih banyak pembeli yang menyesal karena terlalu fokus pada harga, tanpa mempertimbangkan faktor lokasi secara matang.
Padahal, dalam jangka panjang, lokasi properti sering kali menentukan apakah sebuah properti akan menjadi aset yang berkembang atau justru sulit dijual kembali.
Bingung Mulai dari Mana Saat Membeli Properti
Salah satu kebingungan terbesar pembeli adalah menentukan lokasi, developer, dan tipe properti yang tepat. Harga murah sering dijadikan titik awal, karena terlihat paling aman. Namun tanpa memahami karakter kawasan, pembeli berisiko memilih properti di area dengan pertumbuhan terbatas.
Lokasi yang baik biasanya memiliki akses mudah, infrastruktur berkembang, dan aktivitas ekonomi yang hidup.
Harga Murah Tidak Menjamin Nilai Naik
Banyak pembeli takut salah beli dan properti “nyangkut” lama. Ketakutan ini sering terjadi ketika properti berada di lokasi yang kurang diminati pasar. Akibatnya, nilai properti sulit naik dan proses penjualan kembali menjadi lebih lama.
Sebaliknya, properti di lokasi strategis cenderung memiliki permintaan yang lebih stabil, meskipun harga awalnya lebih tinggi.
Overthinking Antara Hunian dan Investasi
Pembeli juga sering terjebak antara ingin properti untuk ditinggali atau dijadikan investasi. Lokasi menjadi faktor pembeda utama. Properti di kawasan berkembang bisa berfungsi ganda, nyaman ditinggali sekaligus memiliki potensi kenaikan nilai.
Menentukan tujuan sejak awal membantu pembeli memilih lokasi yang sesuai dengan rencana jangka panjang.
Biaya Tersembunyi dan Aspek Legal
Lokasi juga berkaitan dengan biaya dan legalitas. Properti di area yang sudah tertata umumnya memiliki status hukum yang lebih jelas, infrastruktur memadai, dan biaya tambahan yang lebih terprediksi.
Kurangnya pemahaman soal ini sering membuat pembeli merasa properti menjadi beban, bukan aset.
Kesimpulan
Properti dibeli bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk membangun kekayaan jangka panjang. Fokus pada lokasi membantu mengurangi risiko salah beli, meningkatkan potensi nilai, dan mempermudah penjualan di masa depan.
Pendekatan berbasis data dan pemahaman kawasan seperti yang dilakukan East2West Property membantu pembeli melihat properti secara lebih objektif, strategis, dan berorientasi jangka panjang.
Sumber: East2West Property
Lihat postingan ini di Instagram