Perbedaan SHM, HGB, dan Hak Pakai: Mana yang Paling Menguntungkan untuk Investasi Properti?

Kembali ke Beranda

Perbedaan SHM, HGB, dan Hak Pakai: Mana yang Paling Menguntungkan untuk Investasi Properti?

East2West Property News - Saat membeli properti, salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah jenis sertifikat tanah yang dimiliki. Di Indonesia, tiga jenis sertifikat yang paling umum adalah Sertifikat Hak Milik (SHM), Hak Guna Bangunan (HGB), dan Hak Pakai. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipahami agar Anda dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasi.

  1. Sertifikat Hak Milik (SHM)
    SHM adalah sertifikat tanah dengan hak kepemilikan penuh dan paling kuat secara hukum. Pemilik SHM memiliki hak untuk menggunakan, menjual, mengalihkan, hingga mewariskan tanah tersebut tanpa batas waktu. Karena statusnya yang paling kuat, SHM biasanya memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin investasi jangka panjang.

Kelebihan SHM:

  • Kepemilikan penuh tanpa batas waktu
  • Mudah untuk dijual atau diwariskan
  • Nilai investasi cenderung stabil dan meningkat

Kekurangan SHM:

  • Harga properti dengan SHM biasanya lebih mahal
  • Proses pengurusan sertifikat bisa lebih panjang dan kompleks
  1. Hak Guna Bangunan (HGB)
    HGB adalah hak untuk menggunakan tanah negara atau milik pihak lain untuk mendirikan bangunan selama jangka waktu tertentu, biasanya 30 tahun dan bisa diperpanjang. HGB umum ditemukan pada properti komersial dan apartemen.

Kelebihan HGB:

  • Harga properti dengan HGB umumnya lebih terjangkau
  • Cocok untuk investasi jangka menengah atau jangka pendek
  • Bisa diperpanjang selama perpanjangan hak disetujui

Kekurangan HGB:

  • Hak penggunaan terbatas waktu
  • Perlu perpanjangan untuk tetap memiliki hak penggunaan
  • Bisa ada risiko jika perpanjangan ditolak
  1. Hak Pakai
    Hak Pakai memberikan hak kepada seseorang untuk menggunakan tanah milik negara atau orang lain untuk kepentingan tertentu, biasanya untuk jangka waktu terbatas dan tidak dapat diperpanjang secara otomatis. Hak ini sering diberikan kepada warga negara asing atau badan hukum tertentu.

Kelebihan Hak Pakai:

  • Biasanya untuk kepentingan khusus seperti kantor atau fasilitas umum
  • Bisa lebih fleksibel untuk penggunaan tertentu

Kekurangan Hak Pakai:

  • Waktu penggunaan terbatas dan tidak bisa diperpanjang otomatis
  • Tidak bisa diperjualbelikan seperti SHM atau HGB
  • Kurang ideal untuk investasi jangka panjang

Mana yang Paling Menguntungkan?
Pilihan jenis sertifikat tergantung pada kebutuhan dan tujuan investasi Anda. Jika menginginkan kepemilikan penuh dan investasi jangka panjang, SHM adalah pilihan terbaik. Namun, jika mencari properti dengan harga lebih terjangkau dan untuk penggunaan jangka menengah, HGB bisa menjadi opsi. Sedangkan Hak Pakai lebih cocok untuk penggunaan khusus dan jangka pendek.

Butuh Bantuan Memilih Properti dengan Legalitas Terbaik?
East2West Property hadir untuk membantu Anda menemukan properti dengan sertifikat yang sesuai kebutuhan, mulai dari SHM hingga HGB. Dengan pengalaman dan jaringan luas, kami pastikan proses pembelian properti Anda aman dan transparan.

Jangan ragu untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman Anda tentang sertifikat properti di kolom komentar. Kami juga siap membantu Anda mendapatkan hunian atau investasi properti terbaik.

Sumber: East2West Property

Dapatkan Informasi Terbaru

Intuit Mailchimp