East2West Property News - Kalau selama ini ruko identik dengan toko di lantai bawah dan ruang kantor di atas, Grand Boulevard Aniva menawarkan cara pandang yang sedikit berbeda: sebuah aset yang dapat dikembangkan menjadi business loft sesuai kebutuhan usaha. Tahap pertama menghadirkan hanya 44 unit dalam tiga karakter, yaitu 21 unit Regular mulai sekitar Rp3,2 miliar, 17 unit Alfresco mulai sekitar Rp3,9 miliar, dan 6 unit Boutique Shop mulai sekitar Rp3,6 miliar. Jumlah yang terbatas ini membuat pemilihan unit menjadi bagian penting dari keputusan pembelian.
Yang menarik adalah ruang dan desainnya tidak dibuat dengan satu pola untuk semua bisnis. Tipe Regular tersedia dalam pilihan dua dan tiga lantai, dengan koridor depan 1,8 meter dan service alley sekitar 2 meter di bagian belakang. Tipe Alfresco berada di jalan utama dengan bangunan tiga lantai, high ceiling hingga 6,8 meter, teras Alfresco sekitar 4 meter, serta konsep YOSECA yang memungkinkan fasad disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Sementara Boutique Shop dirancang untuk bisnis yang mengandalkan tampilan dan eksposur seperti coffee shop, kafe, salon, specialty retail, showroom, hingga home décor.
Dari perspektif business owner, perbedaan tersebut membuka banyak kemungkinan. Satu unit dapat dipikirkan sebagai kantor sekaligus ruang penerimaan klien, showroom dengan area kerja, studio, klinik, salon, F&B, atau retail. Jadi, luas tanah bukan satu-satunya angka yang perlu dilihat. Luas bangunan, jumlah lantai, posisi terhadap jalan, karakter frontage, hingga bagaimana pelanggan bergerak menuju unit akan menentukan apakah ruang tersebut benar-benar bekerja untuk bisnis Anda.
Nilai tambahnya berada pada lingkungan yang mengelilingi unit. Grand Boulevard Aniva berada di antara Paramount Gading Serpong dan BSD City, dengan dua boulevard utama ROW 30 dan ROW 28, enam akses masuk, serta parkir gateless. Kawasan ini juga dilengkapi Aniva Grand Atrium 1.200 m² dan Aniva Green Park sepanjang 550 meter, ditambah Central Junction, Clock Square, dan Mural Walk. Bagi business owner, lingkungan seperti ini penting karena aset komersial tidak bekerja sendirian. Pelanggan berinteraksi dengan seluruh kawasan sebelum akhirnya masuk ke sebuah unit.
Dari sisi modal, materi penawaran juga memberikan beberapa alternatif pembayaran, mulai dari supercash, tunai keras dengan KPR DP 5% sebanyak tiga kali, tunai bertahap dengan DP 10% hingga 18 kali, sampai skema tunai bertahap tanpa DP hingga 120 kali. Detail harga, luas, posisi, dan skema dapat berbeda antarunit dan perlu dikonfirmasi saat pemilihan. Justru di sinilah menariknya: dengan harga mulai Rp3,2 miliaran, pertanyaan investor bukan hanya “mampu membeli atau tidak”. Tetapi aset seperti apa yang ingin dibangun dari unit tersebut dan bagaimana modalnya disusun agar tetap sehat bagi cash flow bisnis.
Grand Boulevard Aniva bisa dilihat lebih dari sekadar ruko potensinya adalah memiliki ruang bisnis yang dapat mengikuti cara Anda membangun usaha. Karena pilihan unitnya berbeda karakter, jangan sampai membeli berdasarkan harga awal saja lalu baru memikirkan fungsi ruang setelahnya. Jika Anda ingin melihat luas, posisi, tipe yang tersedia, harga promo, serta simulasi skema pembayaran tanpa harus membandingkan seluruh pilihan sendiri, East2West Property +62 815 2820 9892 dapat membantu memetakan unit yang paling relevan dengan kebutuhan bisnis maupun tujuan investasi Anda.
Sumber: East2West Property (JL)
Lihat postingan ini di Instagram