East2West Property News - Salah satu kesalahan dalam membeli properti komersial adalah memilih berdasarkan harga termurah atau bangunan terbesar, tanpa terlebih dahulu menghitung kebutuhan bisnis. Nexen Business Park justru menarik untuk dilihat dari perspektif berbeda: tersedia sembilan pilihan tipe dengan luas tanah mulai dari 200 m² hingga 840 m². Rentang tersebut membuat investor perlu bertanya lebih dulu, “Bisnis saya sebenarnya membutuhkan ruang sebesar apa?”
Untuk bisnis yang membutuhkan titik operasional dengan kebutuhan ruang relatif efisien, Prime 10×20 meter menawarkan LT 200 m² dan LB 146 m² dengan harga mulai sekitar Rp2 miliaran berdasarkan materi launching. Naik ke Premier, luas tanah menjadi 360 m² dengan bangunan 279 m² dan harga sekitar Rp3,9 miliaran. Perbedaan ini bukan sekadar tambahan 160 m² tanah; ruang tersebut dapat berarti tambahan area penyimpanan, parkir, aktivitas operasional, showroom, atau ekspansi fungsi bisnis.
Di kelas yang lebih besar, Executive memiliki LT 450 m² dan LB 281 m² dengan harga sekitar Rp4,2 miliaran. Prestige memiliki LT 625 m² dan LB 356 m² sekitar Rp5,6 miliaran, sedangkan Ultimate memiliki LT 640 m² dan LB 450 m² sekitar Rp6,5 miliaran. Investor dapat melihat bahwa kenaikan modal tidak hanya membeli bangunan lebih besar, tetapi juga kapasitas lahan yang lebih luas untuk mendukung model bisnis tertentu.
Pilihan paling besar adalah Royal Corner dengan LT sekitar 809 m² dan LB 453 m², serta Royal dengan LT 840 m² dan LB 453 m². Harga yang tercantum dalam materi masing-masing sekitar Rp7,2 miliar dan Rp7,3 miliar. Pada level ini, investor sebaiknya tidak lagi berpikir seperti membeli “ruko”, melainkan mulai melihat properti sebagai infrastruktur bisnis. Luas tanah menjadi bagian penting karena kebutuhan parkir, sirkulasi kendaraan, penyimpanan, showroom, atau pengembangan operasional bisa menjadi faktor yang menentukan.
Menariknya, struktur produk seperti ini juga memungkinkan investor membangun strategi berbeda. Pelaku usaha dapat memilih unit berdasarkan kebutuhan operasional hari ini, sementara investor murni perlu memikirkan siapa pengguna potensialnya di masa depan. Properti yang terlalu besar untuk target penyewa tertentu bisa membutuhkan modal dan waktu lebih panjang untuk menghasilkan pendapatan. Sebaliknya, unit yang terlalu kecil dapat membatasi jenis bisnis yang bisa masuk. Kesesuaian antara ukuran aset dan pasar pengguna menjadi kunci.
Itulah sebabnya Nexen Business Park lebih tepat dinilai dengan pertanyaan “unit mana yang paling produktif?”, bukan sekadar “unit mana yang paling murah?”. Jika Anda sedang mempertimbangkan Nexen untuk operasional bisnis atau investasi, East2West Property +62 815 2820 9892 dapat membantu memetakan pilihan tipe berdasarkan kebutuhan ruang, modal, fungsi usaha, dan strategi kepemilikan agar keputusan tidak hanya terlihat menarik di brosur, tetapi juga masuk akal secara bisnis.
Sumber: East2West Property (JL)
Lihat postingan ini di Instagram